OtoReview : First Impression Yamaha Freego 125. Skutik Standard dengan Fitur Maxi…..

Munivmotoblog – Bertempat di kawasan elite food cord di Surabaya (Hungbelt Reto) kawasa Spazio. Rekan rekan media dan blogger selain mendapatkan informasi press conference juga berkesempatan menjajal metic terbaru dari yamaha ini. Merasakan sejenak berkeliling area Spazio menjadi momen yang akan menjawab rasa penasaran mengenai metic yamaha dengan akomodasi terbaik dikelasnya ini. Bagaimana review dan juga firs ride nya?

Pertama adalah sisi design

Freego menganut design kalem khas metic yamaha sekarang. Kalem dan elegan tanpa adanya striping. Warna yang disematkan untuk metik ini juga merupakan warna turunan dari keluarga maxi series seperti X – Max dan N – Max. Headlamp berdesign mengalir dan selaras dengan body depan. Enggak terlalu agresif namun mewah. Enak dilihat dan proporsional secara dimensi. Body samping juga terlihat enak dilihat enggak seperti metic metic yamaha di era 2013 – 2015 yang buntet. Kali ini dimensi panjangnya pas dengan body yang semi maxi.. maksudnya metik ini enggak seramping mio series cenderung mendekati Yamaha Lexi namun dengan seat high (tinggi jok) yang semua orang indonesia dengan mudah menaikinya dengan menapak sempurna. Stop lamp belakang juga seirama denga head lamp depan, tidak agresif namun enak untuk dipandang dari belakang. Apalagi jika kita sudah melihat ke area kaki kakinya, sumpah ini saya bingung masuk standard metic namun banya itu gede (jadi keren maksimal dikelasnya).

Kedua adalah build Quality :

Walaupun freego ini masuk kategori metik standard Yamaha atau petinggi STSJ bilang ini metik tidak masuk kelas maxi. Namun ketika saya melihat dan memegang langsung, bahwa build quality nya sangat bagus. Sambunhan antara part terpasang secara presisi, finishing body yang mayoritas dengan menggunahkan bahan cat matte/doff menjadikan build quality motor ini setara dengan kelas diatasnya. Walaupun secara minor saya melihat memang tebal material ya tidak setebal N Max atau yamaha Aerox. Namun kalau dibanding dengan Yamaha Lexi ini bisa saya bilang sama. Ya saya sering bilang bahwa Yamaha adalah pabrikan jepang yang sangat concern dengan finishing body seluruh motornya, atau kalau di industri roda 4 ia seperti mazda, pabrikan Jepang dengan cita rasa eropa.. ya good job lah konsumen mendapat alternatif pilihan yang lebih banyak dipasaran dengan adanya Yamaha FreeGo Ini. Finishingnya diatas Honda Vario 125 cc, apabila sampean penasaran bisa langsung lihat motornya dan pegang kemudian bandingkan dengan motor Vario temen/saudara sampean. Motor ini memang secara kelas langsung berhadapan dengan vario 125 cc.

Ketiga adalah sisi akomodasi dan fitur :

Motor ini memiliki bagasi dibawah jok yang sangat hyper space. Artinya bagasi motor ini sangat gede bahkan lebih gede dari bagasi yamaha N max maupun Yamaha Lexi. Bagasinya merupakan yang terbesar tidak hanya dikelas yaang sama (metik 125 cc lainya), namun dibanding dengan kelas 155 cc juga ia terbesar. Kompartmen dibagasi yang sangat luas ini bisa sampean isi dengan helm, dan juga peralatan berkendara seperti jaket mapun baju ganti yang masih muat 4 – 5 pcs. Sehingga sektor ini saya akui langkah yamaha dengan menaruh tangki bbm dibawah yang berujung pada bagasi yang hyper menjadi salah satu selling point dari yamaha freego.

Fitur lainya, mau yang type paling tinggi Freego S ABS motor ini udah dilengkapi sistem pengereman ABS, kunci model Keyless dan juga Start stop system (SSS). Sehingga transfer teknologi di yamaha freego ini sudah mendekati motor kelas premoum 150 cc dan 250 cc. Charger juga ada di motor ini, walaupun entah lupa atau bagaimana designer yamaha tidak membuatkan tempat buat naruh HP. Namun bagusnya dalam waktu dekat ada rilis aksesories resmi yamaha freego yang termasuk tempat buat ngecarge HP.

Kemudian bagi saya motor ini merulakan yang terpraktis dikelasnya adalah ketika sampean mau ngisi bbm. Enggak perlu buka jok dan enggak perlu turun. Karena tempat buat isi bensin ada di depan yang mengalirkan bbm ke tangki yang ada dibawah dek motor. Sistem ini dulunya dipakai oleh kawasaki ZX100 versi bebek.

Setelah kita bahas design, build quality dan fitur, maka tidak afdhol ketika kita enggak mencobanya langsung. Mendapat giliran untik test ride, unit yang saya gunahkan bertype S ABS artinya type paling tinggi. Untuk menyalakam tidak perlu colok kunci, kunci dokantongi motor udah siap distarter. Nauk di joknya, motor ini memiliki jok yang cukup empuk namun tidak seempuk Lexi atau Aerox. Namun dibanding vario 125 jok yamaha freego ini lebih empuk. Naik diatasnya dengan tingi saya yang hanya 170 cm kaki menapak dengan sempurna. Posisi tangan relax dan setang lebar sehinga enak buat liak liuk. Speedometer full digital dan mungil namun informasinya didalamnya dapat terbaca dengan baik. Starter motor enggak bunyi sama sekali aluss.. suara dentuman mesinya menyerupai mio S. Fibrasinya minim namun khas yamaha. Posisi kaki juga sangat fleksibel, dek bawahnya lebar dan di design seperti lexi, paling ujung tidak patah langsung namun landai. Sehingga bisa digunahkan sedikit selonjoran. Spacenya luas jadi positivenya kaki bisa leluasa bergerak.

Mulai gas, motor ini cukup responsif namun tidak secepat yamaha lexi. Cukup bagus akselerasinya untuk digunahkan harian. Motor ini ringan, enak untuk dibuat liak liuk bahkan cewek dengan tinggi 160 cm saya kira ssngat mudah menggunahkan motor ini. Turun dari lokasi parkiran, suspensinya? Cukup empuk namun reboundnya sangat cepat, buat bermanufer enak enggak limbung, ngehajar polisi tidur apabila posisi kecepatan 30 km masih ok. Diatas itu agak terasa keras namun ya siapa juga yang mau hajar polisi tidur dikecepatan diatas 30 km/jam. Mesin ini enak untuk tarikan bawahnya khas motor metik komuter, ringan dan yang saya sangat suka adalah handlingnya, motor ini nurut dan didukung ban yang lebar sehingga feedback dsri jalan aspal yang sedikit nggeronjal langsung bisa dirasakan di stang kemudi, sehingga mudah untuk mencounternya.

Fungsi SSS juga sangat membantu dikemacetan surabaya, motor akan mati jika posisi idle lebih dari 3 detik. Bagi saya mengendarai Yamaha freego ini seperti bawa motor metik pada umumnya namun dengan kenyamanan yang lebih baik daripada kelas 125 cc lainya. Untuk kelas 125 cc standard motor ini lebih dari cukup untuk harian dan bahkan fiturnya sangat dapat dimanfaat untuk real bebas pergi dengan bagasi luas dan terdapat charger (cocok untuk support generasi milenial jaman now).

Akhir kata kita sampai a hasil Kesimpulan : Bagi saya pribadi lompatan kelas skutik 125 cc standard dari yamaha untuk freego 125 ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Peningkatan di akomodasi menjadi yang terkeren, inovasi pengisian bbm yang enggak perlu buka jok juga yang tersimple dikelasnya. Kaki – kaki yang berotot dan build quality yang jempolan merulakan nilai Yamaha sejak dari dulu.

Kemudian menurut sampean mas, mana yang paling worth it dari ketiga model/type Yamaha freego yang dipasarkan? Bagi saya pribadi type S merupakan big deal yang sangat bagus. Dengan selisuh hanya 1,2 juta dari versi standard anda sudah bisa mendapatkan kunci dengan keyless dan sudah dilengkapi juag dengan fitur SSS (Start Stop System). Ya kalau anda beli satu satu kedua part tersebut nilainya hampir 2 juta.

Advertisements

One thought on “OtoReview : First Impression Yamaha Freego 125. Skutik Standard dengan Fitur Maxi…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s