Kenapa Harus LCGC?

Munivmotoblog – Ada beberapa statement yang memang masih meruoakan debatable mengenai. Duh kalau ada dana segitu mending beli ini dan mending beli mobil eropa yang sudah pasti pretise dapat dan juga nyaman dapat. Dibanding sampea beli LCGC yang notabenya mobil standard biasa dari pabrik.

Okay dengan artikel ini maka saya bisa kampanyeka #stop membahas mending mobil bekas eropa/medium suv daripada LCGC. Atau sebaliknya mending LCGC daripada mobil bekas. Keduanya merupakan mindset atau pola beli dengan konsumen yang berbeda, tidak bisa digeneralisasi menjadi satu keinginan. Berbeda dalam hal mengartikan sebuah kendaraan dan berbeda mengenai pengertian running cost.

Nah disini dari prespektif penulis sendiri kenapa mobil LCGC? Kenapa kendaraan ini sekarang makin menjamur dan penulis juga melihara satu dari sekian merek mainstream LCGC yang terlaris di Indonesia.

Mari kita buka dengan sebuah pertanyaan, beli kendaraan buat apa? Pajangan, keluar hanya sabtu minggu atau buat operational (sehati hari). Ketika sampean menjawab oke buat pajangan saja om, maka mobil mobil clasic dan juga mobil tua yang antik menjadi pilihan. Iya karena apabila dibuat pajangan artinya sektor engine dan juga konsumsi bbm menjadi nomor 27. Maka sektor histori dan juga sektor keunikan menjadi penentu konsumen ini. Kemudian jika sampean jawab, buat sabtu minggu saja mas, karena setuap hari biasa pakai motor lebih fleksibeo dan gampang cari parkir. Oke user model begini melihara jenis sedan tahun tahun 2005 – 2010 masih worth it yang sekarang haraganya setara dengan LCGC. Misal honda accord 2006 ataupun Toyota Chamry 2008. Karena sabtu minggu maka boros dikit gak masalah juga. Running meain juga tidal setiap hari. Spare part agak mahal gak masalah wong mobil jarang dipakai. Namun apabila jawaban sampean, mobil dibuat daily operational mas, setuap hari jalan soalnya kerja sama istri satu route. Daripada bawa motor sendiru sendiri hujan kehujanan oanas kepanasan. Soo.. mobil mobil irit, bandel, dan baru menjadi pilihan. Jika harga Suzuki ertiga, avanza dan juga expander over budged maka pilihan paling manjur dan best deal ada di LCGC baik yang 7 seater seperti Calya atau sigra, atau agya, brio dan ayla. Mobil LCGC sekarang merupakan alternatif paling efisien dari segi bahan bakar dan juga running cost spare part yang murah.

Okay setelah kita tahu kebutuhan kita dalam kendaraan. Seperti saya yang aktivitasnya sangat mobile. Kadang harus ke sbya dari Pacet dua hari sekali untuk mengurus pekerjaan. Maka kebutuhan saya adalah kendaraan yang baru (karena saya gak mau dipusingjan dengan pergantian part diawal kepemilikan kendaraan), kemudian yang kedua saya merupakan orang dengan prinsip uang bensin lebih kecil dari uang senang senang. Wah mental pean belum layak punya mobil om? Wah sampean gak tau mobil masa depan itu malah yang diunggulkan adalah konsumsi bbmnya (hybrid dan juga full electrik). Jadi saya sebisa mungkin mencari kendaraan yang irit untuk menunjang keseharian untuk menurunkan running cost tapi aktivitas terpenuhi dengan baik. Mobil LCGC menjawab semua tantangan ini denvan avegaes 19 km/liter maka bisa dibilang kendaraan ini paling anti sama pom bensin. Full tank 36 liter bisa menempuh kurleb 450 km… Apa gak irit tuh?

Kenudian sisa running cost itu bisa buat nraktir bokao nyokao dan belikan oleh oleh. Mantap kan???? Silaturahmi jalan perut kenyang karena gam perlu membutuhkan budged lebih untuk bbm. Spare part mobil LCGC juga bisa dibilang murah.. sehingga mobil ini merupakan alternative efisiensi bagi pengguna mobil saat ini.

Coba kita berhayal senenak dengan mobul bekas dengan konsumsi bbm rata rata 8 km/liter dibanding 19 km/liter dua kali lipat lebih. Maka ketuka setahun sampean berjalan 25.000 berapa running cost yang dikeluarkan?. Monggo sediakan kalkulator ya maz bro. Belum pajaknya yang hanua 1,6 jutaan dan free biaya service 3 tahun… Intinya tinggal isi bensin mobil siap dianak berpetualangan. Running cost merupakan faktor paling penting dalam menentuka kendaraan yang cocok buat kita. Kecuali saya sultan????? Tali sesultan sulatn saya ketika ada yang lebih irit kenapa milih yang lebih boros.

Running cost setahun hanya bbm dengan 25.000 km mobil saya hanya butuh duit bensin 10.2 juta (pertalite 7.800). Ketuka saya menggunahkan mobil dengan cc tinggi dan bekas di harga 130 jutaan untuk setahun 25.000 km maka saya harus mengeluarkan duit bensin 24 juta.. selisih 12 juta… Ini bensin doank. Silahkan diterusin lagi ya maz bro .. BTW artikel ini bertujuan untuk membuka prespektif pembaca bahwa gak ada yang salah dengan LCGC dan juga gak ada salah dengan mobil. Yang penting kita sebahau user udah tau kensekwensi darinkeduanya.. otreee

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s