Surat Terbuka dari Perkumpulan Stuntrider Indonesia kepada Pak Wisnu Utama Ini, Layak Dibaca Pak Jokowi

munivmotoblog – perhelatan opening ceremony Asian games 2018 yang sangat epic digarap oleh profesional muda seperti bapak Wisnu Utama sebagai CEO NET media tama dan juga kumpulan pemuda – pemuda hebat Indonesia, sehingga menghasilkan maha karya yang sangat membanggakan Indonesia baik dikancah nasional maupun international. Apalago dengan adanya adegan pak Jokowi (presiden kita) yang menggunahkan motor Yamaha FZ1 dengan adegan yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh stundman. Jadi adegan yang epic ini memang secara prinsip digunahkan hanya untuk tujuan entertainment. Jadi please yang menjadikan ini polemik, bukan pak Jokowi sendiri yang jumpalitan diatas motor sekarang dibuang jauh jauh ya… kita disini berbicara secara profesional dan tanpa tendensius ke ranah politik.

Okay bagi yang masih awam mengenai apa itu stundman atau stunrider, ia adalah pemotor yang memiliki keahlian freestyle sehingga dapat mengendalikan motor dengan gaya yang sangat epic. Istilah jowone jempalitan, miber lan njumplang tapi aman aman saja maz bro. Nah jadi dengan seperti ini maka sudah menjadi SOP jika panitia asean games mencari sosok yang berbakat yang menjadi stundman (mewakili sosok pak Jokowi) dengan adegan yang menawan diatas motor. Soo dari sini sudah nggeh ya… Namun ada sedikit curhatan dan cerita yang jujur secara pribadi saya mengelus dada, mengingat stundman yang digunahkan untuk mewakili sosok Jokowi bukanlah putra terbaik bangsa yang juga sudah sangat lihai dibidang freestyle. Sebutlah wawan tembong yang menggunahkan Yamaha MT25 yang sudah sangat langganan menjadi juara pertama di event freestyle ASEAN… Sedikit curhatan dari perkumpulan stundman ini adalah sebagai berikut.

Surat terbuka ini ditulis oleh Mas Bro Andi Yulianto di akun facebook milik pribadinya.

SURAT TERBUKA UNTUK WISHNUTAMA
(DIREKTUR KREATIF PEMBUKAAN ASIAN GAMES, PRESIDEN DIREKTUR NET MEDIATAMA, CEO KUMPARAN)

Salam Indonesia Bisa !!!

Sebuah sajian luar biasa opening Asian Games, dikemas dan di eksekusi sangat apik oleh mas Wishnutama dan team, yang membuat saya dan istri hampir mewek haru menyaksikannya dari layar kaca. Kreatifitas Putra Putri Bangsa mempersembahkan dan mempresentasikan Indonesia yang membuat decak kagum seluruh masyarakat dan tamu negara.

Saya selaku penggiat, pecinta dan eks pelaku stuntrider terkejut dan bangga melihat video opening Presiden ketika akan memasuki Stadion Gelora Bung Karno, dimana ada Scene Presiden melakukan aksi basic freestyle Burnout, Acrobatic dan Wheelie.

Saya sangat terkesima dengan Video Opening tersebut, karena kecenderungan sebagai penggiat olah raga prestasi Freestyle Motor. Timbul pertanyaan saya, “kira kira siapa ya Stuntrider yang menjadi Stuntman Presiden Jokowi ?” alangkah beruntungnya

Melalui Instagram saya DM beberapa rekan rekan Stuntrider Indonesia untuk mencari jawaban, sebagian mereka tidak mengetahui siapa Stuntman dalam video tersebut. Tak lama Jawaban saya peroleh dari salah satu sahabat saya mas Arul manager tim Loenpia Xtreme Semarang, “Saddum mas dari Thailand” diperkuat lagi jawaban dari Salah Satu Freestyler Indonesia yang sudah berkiprah di Internasional Reza SS.

“kenapa harus pakai stuntrider dari luar ?” itulah pertanyaan saya dan rekan rekan stuntrider Indonesia.

Mas Wishnutama, latar belakang sekolah sampean dari SMA sampai kuliah yang selalu diluar negeri mungkin jawaban ketidaktahuan bahwa kita memiliki Komunitas Stuntrider yang berkumpul dalam asosiasi Indonesian Stuntride Association (ISA). Di era gadget, tentu tidak sulit mencari atau survey digital tentang keberadaan Stuntrider di Indonesia.

Kita memiliki klub klub dengan nama besar yang menghasilkan Stuntrider kelas dunia, Popeye Xtreme Bandung, Popeye Xtreme Pekanbaru, Straight Line Jakarta, Loenpia Xtreme Semarang, Jogja Xtreme Rider, Batam Stuntrider, IFC Solo, BOC Boyolali dan nama nama lain berjumlah ratusan dan terlalu banyak jika saya tuliskan disini.

Saya meyakini Presiden tidak mengetahui penunjukan Stuntrider asal Thailand tersebut, dengan kesibukan sebagai kepala negara tidak mungkin mengurusi hal tersebut dan tentunya itu diserahkan dalam ranah tim kreatif dalam hal ini dibawah komando mas Wishnutama.

Sangat disesalkan dengan dipilihnya Saddum Stuntrider asal Thailand yang secara kualitas jauh dibawah Stuntrider Indonesia, berulang kali gelaran Kompetisi Asean Stuntday ataupun Burapa StuntBattle di Thailand selalu nama nama asal Indonesia yang mengibarkan bendera merah putih di podium tertinggi. Reza SS, Wawan Tembong, dan Ghani Grimaldi adalah nama nama langganan pemenang dalam kejuaraan tersebut.

Slogan cintai produk dalam negeri semoga berlaku juga untuk stuntrider asli Indonesia, Stuntrider yang bertahan eksis untuk tetap latihan dengan bekerja sebagai supir truk, sebagai pegawai bengkel, sebagai penjual baju bekas, sebagai mahasiswa kedokteran, sebagai POLRI, Sebagai TNI, sebagai pedagang buah, sebagai tukang urut, sebagai anak sekolahan, sebagai anak jalanan, sebagai tukang reparasi gitar atau dodolan gitar.

Dengan bekerja bisa bertahan eksis untuk tetap berlatih dan mengikuti kompetisi, side job menjadi stuntman atau eksibisi tentu sangat mereka harapkan untuk tetap bertahan dan mengangkat nama untuk lebih dikenal di Indonesia.

Untuk berangkat Kompetisi sebagian mereka harus cari uang sana sini, harus jual Handphone, harus rela ngutang ke bengkel sekedar ganti oli dan ban. Itulah realitas freestyler Indonesia yang sedikit kecewa dengan dipilihnya Stuntman asal Thailand.

kami tertawa ketika sebagian berkomentar bahwa pemilihan Saddum karena posturnya mirip Presiden, Ghani dan Aroel pernah satu bengkel dengan Saddum yang Posturnya ternyata jauh lebih gempal. Alasan Budget tentu tidak masuk akal karena jauh lebih ekonomis harga Stuntrider Indonesia, lagi pula siapa yang tidak mau menjadi Stuntman Presiden Jokowi yang humble dan sangat kami cintai.

Oh iya Mas Wishnu, saya sarankan sampean lihat Stuntrider Indonesia dengan nama nama Ipenk Hanafi, Ari Mundur, Ghani Grimaldi, Revdy yang posturnya kerempeng mirip dengan Pak Presiden dan punya skill jauh di atas Saddum. Atau mungkin jika Pak Prabowo juga butuh Stuntman bisa juga sampean rekomendasikan nama nama Wawan Tembong, Saoqi, Reza SS, Dimas Bangkit yang memiliki badan gempal dan skill yang tidak perlu diragukan

Atau mungkin yang badannya kayak mas Wishnu saya rekomendasikan nama Hary Ramdhani, Capung, Roni Kobo, Tino Cemani, Khanif, Irfan Djancuk, Rindu Simanjuntak atau Kelvin Ansanay?

Satu hal penting terakhir, kami menolak kritikan ini diseret menuju kancah Politik pertarungan Cebong VS Kampret, kami berlepas diri karena kami masih sayang akal sehat kami dan Negara tercinta ini. Murni kritikan ini kami buat agar Stuntrider Indonesia dari sabang sampai merauke dari Miangas sampai Pulau Rote mendapatkan perhatian, agar dunia tau bahwa Indonesia Bisa !!!

Salam

Andi/StuntMagz

Last, dengan surat terbuka dari Mas Bro Andi ini menggambarkan bagaimana industri kreatif dan juga para freestyler indonesia sudah layaknya untuk berkolaborasi. Bagaimana memang talenta mengenai freestyle asal indonesiansudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Semoga Mas Wisnu dan Pak jokowi membaca ini dan dikemudian hari mari kita bersama sama bangun indonesia dengan Sumber Daya Manusia yang kita miliki sendiri. Soo… Bagaimana menurutmu sob? Silahkan utarakan pendapatmu dikolom komentar yak…

Advertisements

5 comments

  1. Setuju mas, sy juga menyayangkan pas tau stuntmen nya org Thailand, padahal anak2 kita pada juara 1 di negara asal stuntmen nya Pak Jokowi, semoga hanya terjadi kali ini saja, karena mau dipakai alasan apapun tetap tidak Rasional, any way…saya Bangga jd orang Indonesia dengan banyaknya Talenta yang Ada, tinggal butuh bersatu aja kita semua dan Indonesia BISA!!!
    #bukanhambapolitik

    Like

    • Inilah.. menurut saya kenapa misalkan tidak memilih stunrider dr Indonesia.. yaaa sprti ini, bakal bocor, rempong, kerahasiaan tidak bisa dijaga.. kalau memang benar2 mendukung pak jokowi dan bangga dgn aksi motor nya untuk pembukaan asian games , harus nya stuntman/stuntrider sdh cukup bersyukur dan bangga , karena dr sekian aksi yg bisa dilakukan beliau memilih aksi motor. Bukan mobil, kuda,dll.. yg secara tdk langsung meng-hits kan lagi aksi2 motor dn stuntrider,,

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s