Oto Talk : Mengapa Lebih Memilih Mobil Baru daripada Bekas?

Munivmotoblog – Membeli kendaraan baru biasanya dihindari oleh sebagian orang karena mereka beranggapan bahwa depresiasi membeli mobil baru akan lebih besar dibanding kita membeli mobil bekas. Kemudian dengan membeli mobil bekas maka kita akan mendapatkan mobil dengan kelas lebih tinggi dibanding apabila kita membeli mobil baru dengan budged yang sama. Kedua pemikirian ini tiaklah salah dan memang benar karena karakter konsumen di indonesia mengenai mobil baru dan bekas itu memang berbeda beda. Namun dalam artikel ini saya ingin memberikan second opinion mengenai kenapa saya lebih memilih mobil baru ketimbang dengan mobil bekas. Yuk sampean bisa sediakan kopi anget dan juga pisang goreng biar bacanya makin anteng..

Tidak dipungkiri dengan budged yang ada wktu itu sekitar 140 jutaan sebenarnya banyak sekali opsi mobil bekas yang dapat saya pilih. Seperti Toyota Avanza tahun 2012, suzuki ertiga tahun 2012, Suzuki Swift 2013 dan masih banhak serie mobil lainya. Namun kanepa saya ko malah ambil mobil dengan type lcgc baru dengan harga yang mendekati mobol mobil diatas?

Alasan pertama adalah saya bukan merupakan ahli dibidang menvari mobil bekas. Yaa pengetahuan saya mengenai mesin mobil dan juga kondisi mobil yang masih bagus dan bebas dari tabrakan masih sangat minim. Sehingga sangat beresiko ketika saya membeli mobil bekas di shoroom dengan track record yang belum saya ketahui benar. Memang banyak tutorial di youtube yang mengajarkan bagaimana tips dan trik membeli mobil bekas. Ada juga pakai jasa ketiga orang yang dipercaya untuk melakukan pengecekan. Kedua cara ini memang bagus namun sekali lagi mobil bagus saat dilihat belum tentu 3 sampai 6 bulan kedepan akan selalu prima.

Alasan kedua adalah saya merupakan typical orang yang enggak mau ribet dalam hal apapun. Terutama didalam hal kendaraan. Hal ini juga yang mendrive saga untuk lebih prefer beli mobil baru dibanding mobil bekas. Jadi dengan membeli mobil baru praktis selama 3 tahun kedepan saga hanya perlu mengisi bbm saja dan mobil tinggal jalan. Gak perlu benerin ini dan itu yang ujung ujungnya memakan waktu dan memakan biaya. Mobil masih bergaransi juga memberikan hati nyaman ketika kita berada dijalan. As simple mobil bagi saya adalah alat transportasi yang kudu siap dipakai kapanpun tanpa kita was was dijalan. Dengan membeli mobil baru dengan pemakaian sendiri maka hal was was dijalan akan trouble hampir sama sekali tidak ada. Wong kiya sendiri yang pakai jadi kita sendiri yang tau bagusnya seperti apa. Ya kan sob????

Alasan ketiga adalah running cost mpbil baru lebih ringan daripada mobil bekas. waduh mas bahasanya apa itu? Running coat adalah biaya maintenance yang perlu kita keluarkan setiap tahunya. Seperti pergantian sparepart fast mooving seperti oli, kampas kopling, kampas rim, biaya kaki kali (pergantian ban), biaya bbm (dihitung boros atau tidaknya mobil). Perlu kita ketahui bahwa dengan saya membeli mobil bekas dikisaran 140 jutaan mungkin sudah dapat inova tahun 2008 – 2010 namun biaya running cost seperti pergantian oli (semakin banyak semakin mahal), biaya pergantian kampas kopling dan kampas rem inova dan sigra juga beda jauh harganya, biaya pergantian ban juga lebih mahal inova daripada sigra, bbm juga lebih boros. Nah disini lah yang melatar belakangi bahwa membeli mobil baru adalah pilihan yang bijak untuk sampean menekan running cost setiap tahunya. Saya dalam artikel ini tidak menjudge bahwa inova itu lebih mahal biayanya daripada sigra. Ya memang beda kelas… Tingkat kantong saya dan juga style saya yang suka jalan jalan sangat tidak pas dengan mobil dengan kategori boros. Itu saja!!! Bagi sebagian orang mungkin kenyamanan dari inova atau sedan menjadi pilihan. Namun bagi saya running cost menjadi pertimbangan paling utama. Sah sah saja mas bro.. jadi spare budged running cost yang rendah itu bisa saya gunahkan untuk membeli bbm dengan kualitas yang lebih bagus dan juga modifikasi pada mobil.

Alasan keempat adalah dengan membeli mobil baru surat surat juga sudah atas nama kita sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya untuk balik nama dan tetek mbelengek lainya.

Alasan kelima adalah dengan membeli mobil baru maka saya dapat menceritakan dan melakukan share di blog sederhana ini mulai dari awal sampai nanti pemakaian setahun, dua tahun dan seterusnya sehingga dapat menjadi seperti cerita yang bersambung dari sudut pandang pemilik langsung. Jadi informsi yang disajikan benar benar akurat karena dsri baru sudah saya share juga di blog ini mengenai suka dan duka owning experience.

Alasan keenam adalah Pajak mobil kelas LCGC ini bisa dibilang cukup ringan untuk dikelasnya. Ya dibanding dengan saya membeli mobil LMPV atau SUV dengan tahun yang lama jelas panak mobil ini lebih ringan dan itu berpengaruh dirunning cost selama setahun. Iya kali udah bayar pajak bangunan/rumah, udah bayar pajak penghasilan, mobil juga mahal !!!!! Menohok diriku maz bro… Hiks hiks..

Alasan terakhir adalah dengan teknologi dan usia kendaraan yang baru maka saya dapat menikmati dengan tenang bantingan suspensi, kehalusan mesin dan juga bau jok dan interior yang masih dsri pabrik. Kesenangan ini tidak bisa dapatkan ketika saya membeli mobil dalam keadaan second hand.

Last, apapun piluhan sampean dalam memilih kendaraan baik baru maupun bekas tidaklah salah. Semua tergantung dari presepsi dan juga skala prioritas yang menjadi acuan dalam membeli kendaraan. Yang terpenting belinya gak malak duit orang tua dan gak pakai nyicil. Wkwkwkw tul gak maz bro!!!! Hasil ketingat sendiri lebih nyaman dan tenang digass alus alus sampai penumpang tertidur lelap.. hehehe..

Advertisements

6 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s