Berkat Orang Madura Ini, Kini Pengesahan Biaya STNK Kembali Ke Tarif Lama 2016

munivmotoblog – kita sebagai pemakai kendaraan bermotor maupun mobik perlu berterima kasih kepada saudara kita yang ada di Pamekasan Madura. Berkat aksi gugatan yang dilayangkan ke MA beberapa waktublalu mengenai pengembalian tarif pengesahan STNK yang dinaikan. Kini setelah diuji secara matriil PP no. 60 tahun 2016 terkait jenis dan tarif baru ini batal secara hukum.

Mahkamah Agung membatalkan biaya administrasi pengesahan STNK (surat tanda nomor kendaraan) yang tertuang dalam PP No. 60 tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak.
Biaya pengesahan STNK dibatalkan MA, jadi tarif dan biaya akan kembali normal seperti tahun 2016 lalu.

Berdasar pada PP No. 60 tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas Penerimaan Negara Bukan pajak (PNPB) tertanggal 6 Desember 2016 menyebutkan bahwa jika biaya kepengurusan surat-surat kendaraan baik roda dua atau roda empat, mengalami kenaikan dua hingga tiga kali lipat.

Adalah Noval Ibrohim Salim seorang warga Pamekasan, Madura Jawa Timur kemudian melayangkan surat gugatan tentang aturan itu ke MA beberapa saat setelah aturan itu diberlakukan. Gugatan uji materi lampiran No. E Angka 1 dan 2 PP No. 60 tahun 2016 itupun lalu dikabulkan MA.

Dalam pertimbangan putusan pembatalan aturan tersebut MA menyatakan bahwa pengenaan pungutan pengesahan STNK bertentangan dengan Pasal 73 ayat (5) UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Merujuk Pasal 73 ayat (5) UU No 30 tersebut, pengesahan atau fotokopi yang dilakukan oleh badan atau pejabat pemerintah tidak boleh dikenakan biaya alias gratis.

Selain pertimbangan tersebut, MA juga memandang, pengenaan tarif atas pengesahan STNK juga berpotensi menimbulkan pungutan ganda kepada masyarakat. Pasalnya, saat membayar pajak, masyarakat sudah dipungut PNBP.

Royke Lumowa, Kepala Korps Lalu Lintas Polri mengatakan, putusan MA tersebut tidak akan memberikan masalah kepada kepolisian.

“Tapi untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan ke Kementerian Keuangan sebagai pihak yang paling kompeten menjawab,” katanya seperti dilansir Kontan.co.id, Rabu (21/2/2018).

Sekedar informasi, awal tahun 2017 lalu Noval Ibrohim Salim menggugat PP No. 60 Tahun 2016 ke MA. Dia menggugat tiga ketentuan yang diatur dalam pp tersebut.

Apabila aturan itu tak dibatalkan. Nantinya pemilik kendaraan harus bayar ini: *Biaya pengesahan STNK :

Sepeda motor/roda tiga, dulu gratis sekarang dikenakan biaya Rp 25.000
Roda empat atau lebih, dulu gratis sekarang dikenakan Rp 50.000 *Biaya penerbitan STNK :

Sepeda motor/roda tiga, dulu (tarif lama) Rp 50.000 sekarang Rp 100.000
Roda empat atau lebih, dulu (tarif lama) Rp 75.000 sekarang Rp 200.000 *Biaya penerbitan BPKB :

Sepeda motor/ roda tiga, dulu (tarif lama) Rp 80.000 sekarang Rp 100.000
Roda empat atau lebih, dulu (tarif lama) Rp 225.000 sekarang Rp 375.000

Sumber : otosia.com

Last, memang semoga kedepan tidak ada yang naik lagi terkait pengesahan STNK wong bayar pajak ko pakai di sahkan dengan biaya yang luamayan tinggi.

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s