Komplain Warga Terhadap Aktifitas Trail di Magelang ini, Rusak Jalan yang sudah Dibangun secara Swadaya.. Karepmu Pie????

Munivmotoblog – Bukan kali ini saja aktivitas trail atau trabas atau boleh juga dibilang adventure yang mendapatkan tanggapan keras dari warga desa yang menjadi korban. Korban disini bukanlah kekerasan melainkan rusaknya jalan yang satu satunya dibangun oleh warga dengan model swadaya. Setelah banyak rombongan trail lewat jalan tersebut kondisi jalan sekarang sangat memprihatinkan.

Ia adalah Indra Tri W yang melayangkan postingan keras di grup facebook cegatan Jogya mengenai aktivitas trail yang merugikan desanya. Isi dari ceritanya adalah sebagai berikut :

Salam aspal gronjal

Selamat sore pak admin,numpang ngungkapin uneg2 barangkali ybs ada didalam grup icj.

Minggu,18 Februari 2018

Sudah lama masyarakat kami mengeluh dan merasa dirugikan dengan adanya event motor tril yg melintasi jl didesa kami(Padusan Giripurno Borobudur Magelang)
Jalan penghubung desa kami sangatlah memprihatinkan,jalan tanah yg sempit dan hanya layak untuk pejalan kaki.
tapi selalu dan berulang ketika kami warga kerjabakti untuk perbaikan jalan,ganti hari segerombolan pencinta motor tril melewati jalan tersebut.
puncaknya hari ini ada ratusan motor yg lewat lagi padahal jalan baru selesai di perbaiki,dgn sedikit rasa kesal,saya coba menegur beberapa orang.

“Pak mbok yo tepo sliro,dalan bar didandani kog dilewati motor sak mene akehe,mbok mesake wong kene,orang mana njenengan”

penggemar tril tersebut jawabnya gak ada yg jelas,ada yg ngaku orang bantul,orang polda dll,hingga saya saya meninggalkan mereka.
salah satu dari mereka lalu datang kerumah saya,lalu dia menyampaikan bahwa acara tersebut dalam memperingati ulang tahun dan acara polda,mereka akan kasih “AMPLOP” nanti untuk warga guna memperbaiki jalan.lalu dia pergi bergabung dgn rombongan tersebut.

disini kami berharap kepada bapak/mas yg tau menau soal event tersebut/bahkan ikut.

“kami warga menolak njenengan melewati jalan yg dibangun swadaya ini,jalan ini diperuntukan untuk pejalan kaki,bukan untuk motor tril,bukan amplop yg kami inginkan,tapi silahkan kalo mau lewat,setelah itu kembalikan lagi keadaan jalan seperti sebelum anda lewati(memang anda mau memperbaiki jln sepanjang 500m yg anda rusak dengan hoby anda lalu dikasih amplop?kalo jalan rusak anda pun tidak akan pernah merasa bersalah dan dirugikan,karena anda sudah menyalurkan hobi anda yg membuat kami sengsara)”

(Demikian pungkasnya).

Menurit kacamata pribadi saya yang juga sering berjumpa dengan para penghobi trail. Memang kejadian seperti diatas layaknya menjadi catatat keras buat penyelenggara event trail. Entah itu PIC atau koordinator acara agar tidak merusak fasilitas umum yang dipakainoleh warga. Dan gambar diatas jelas jelas menunjukan jalan yang sangat rusak setelah dilewati para rombongan yang berjumlah 100 an tersebut. Hoby boleh tapi mbok ya izin dulu kalaunmau lewat yang notabenya jalan desa yang baru dibangun. Pelrilaku trail yang mengakibatkan rusaknya jalan dan menganggubwarga sekitar memang perlu ditindak oleh bagian perangkat desa maupun kepolisian. Mengingat yang terjadi sudah sangat meresahkan warga sekitar. Boleg trabas tapi kalau jalan rusak silahkan dikembalikan ke semula (imbuh warga). So… Bagaimana menurutmu sob? Trabas ko ngerusak jalan desa… Hobimu bikin orang susah kang bro…

Advertisements

10 thoughts on “Komplain Warga Terhadap Aktifitas Trail di Magelang ini, Rusak Jalan yang sudah Dibangun secara Swadaya.. Karepmu Pie????

  1. Kemarin di komunitas ignis di ntb juga ada yang komplain pas parkir di pinggir pantai ada rombongan trail lewat dan bikin batu yang terlindas mental dan kena kaca belakang mobil sampai pecah. Kalau banyak insiden bisa-bisa terjadi benturan nanti antara komunitas trail dan masyarakat. Kiranya komunitas trail lebih arif dan bijak mungkin bisa belajar dari komunitas off-road yang sudah banyak pengalaman.

    Like

    1. Bener mas… Kudunya lebih arif dan rutenya sudah dipersiapkan dengan segala reasikonya. Trabas boleh asal dikoordinasi dengan baik. Agar kejadian seperti mas cerita gak terulang karena merugikan orang lain san kelompok

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s